Skip to main content

Tersungkur dalam tak mampu bangkit sendiri

Kukira akan bersua bianglala, setelah mendung sekian lama. Namun lagi-lagi, hanyalah fatamorgana rasa.

Harapan semu yang di balut kata-kata, tak mampu terwujud sebagaimana inginnya, tak pernah terengkuh bagaimana pun di dorong karsa.

Benarnya itu semua hal yang biasa..

Hanya saja, bodohnya aku yang menjadikannya binasa. Mengulang lagi bala tanpa pernah selesai berkaca

Hingga akhirnya jatuh lagi di tempat yang sama..

Bukan banyaknya luka yang menjadikan keperihan, namun matinya asa setelah lama tersiksa

Comments

Popular posts from this blog

Ada kalanya aku ingin memperjuangkanmu

Ada kalanya aku ingin memperjuangkanmu, Dan ada kalanya juga aku merasa lelah dengan segala ketidakpastian dan pandangan miringmu terhadapku, Seandainya aku bisa egois, Seandainya aku bisa bersikap sadis, Sudah kubunuh kalian semua dan kutinggalkan begitu saja.. Tapi apa daya,  aku hanyalah seorang pemimpi besar, Yang kerjanya hanyalah memejamkan mata,   Sambil berharap semuanya akan segera berlalu 27-07-2016

Ya Sudah Sana..

Ya sudah sana.. Aku marah, dibilang bodoh Aku menangis, dianggap palsu Aku diam, dipertanyakan Aku bicara, dipersalahkan Ya sudah sana.. Aku pergi, Banyak yang lebih bisa mengganti, Aku menetap pun, hanya dilihat merepoti Ya sudah sana.. Aku mati pun kalian gak ada yang peduli, selain dari bagian dunia yang ikut aku bawa pergi. Ya sudah sana...