Skip to main content

Mereka bilang aku sedang berkhayal..

Maka aku pun menjawab,

Lebih baik aku berbicara pada khayal, 

Daripada bicara dengan hati, 

Yang enggan menerima perkataan..

Ya, tuduh saja aku..


Dakwalah semaumu..

Aku akan mendengarkan semua tuntutanmu,

Meski nanti tak ada yang terbukti, 

Akulah yang tetap harus jadi tersangka bagi egomu..

Tak apa, yang begini aku sudah biasa...


==========

2017.04.01

Membalas sebuah komentar..

Comments

Popular posts from this blog

[Review Buku] Raggedy Tale, menurutmu ini termasuk buku apa ??

Tulisan ini untuk seorang kawan, yang sudah bersedia mengirimkan buku ini.. Tampak depan buku First look and impression Raggedy Tale, adalah sebuah buku yang cukup sulit untuk di deskripsikan. Berbeda dengan novel dan komik yang format dan kontennya sudah jelas, maka Raggedy Tale ini punya kategori yang mungkin bisa dibilang 'uncategorized, yet'. Lihat saja dari sampulnya yang glossy namun memiliki gambar sampul yang lebih mirip seperti artwork atau sampul album musik. Tapi dengan ukuran buku A5 dan jenis 'kertas standard' buku bacaan (ga tau namanya) buku ini sekilas kelihatan seperti novel remaja. Bedanya adalah ketika dibuka, baru akan terlihat kalau sebenarnya ini adalah komik. Walaupun sekali lagi, setelah dibaca juga sebenarnya formatnya agak berbeda dengan komik.

Ada kalanya aku ingin memperjuangkanmu

Ada kalanya aku ingin memperjuangkanmu, Dan ada kalanya juga aku merasa lelah dengan segala ketidakpastian dan pandangan miringmu terhadapku, Seandainya aku bisa egois, Seandainya aku bisa bersikap sadis, Sudah kubunuh kalian semua dan kutinggalkan begitu saja.. Tapi apa daya,  aku hanyalah seorang pemimpi besar, Yang kerjanya hanyalah memejamkan mata,   Sambil berharap semuanya akan segera berlalu 27-07-2016